BEBERAPA CARA – PEMASANGAN INSTALASI – GROUNDING PENANGKAL PETIR – ELEKTROSTATIS – YANG BAIK

Pada bahasan saat ini kita akan memuat tentang instalasi Grounding Penangkal Petir. 

Grounding atau pembumian sangat penting untuk menetralkan arus dari sambaran petir maupun induksi.

Tertapi sebagian teknisi atau user tidak paham. Bagaimana grounding yang baik itu, dan bagaimana pengukurannya, mari kita simak artikel di bawah ini:

Pada dasarnya GROUNDING penangkal petir atau pembumian di gunakan untuk mengamankan alat listrik atau elektronika dari induksi listrik ketika terjadi konsleting yang diakibatkan oleh sambaran petir.

Hal ini  bisa kita lihat dengan jelas di gedung-gedung bertingkat yang menggunakn sistem pembumian atau grounding.

Sekarang mungkin timbul pertanyaan kenapa peralatan  grounding menggunakan tembaga? karena tembaga merupakan koduktor yang paling efektif untuk dilalui arus listrik.

Itulah kenapa hampir semua perangkat  grounding penangkal petir menggunakan tembaga atau groundrod.

Selain itu tembaga juga tidak mudah berkarat, tembaga sangat cocok sekali digunakan di semua kondisi, baik digunakan ditanah yang kering atau digunakan tanah yang lembab atau berair.

Lalu bagai mana cara mengukur resistansi grounding  dengan benar?

Pengukuran akan baik dan.Untuk mengetahui berapa ukuran yang harus dicapai atau nilai yang baik untuk pembumian kita harus menggunakan alat ukur yang bernama EARTH TESTER, alat ini dibuat khusus untuk mengukur sistem pembumian.

Earth Tester Grounding

 Unit Penangkal Petir

Grounding penangkal petir Agen Penangkal Petir ESE

LIHAT GAMBAR DIATAS

  • Pertama tama kita Periksa kondisi kabel grounding BC yang akan diukur. Bila kotor bersihkan dahulu permukaan kabel tersebut. Dengan lap bersih / kertas amplas, agar jepitan kabel probe dapat menyentuh langsung bagian permukaan tembaga yang sudah bersih. Dan untuk mencegah terjadinya kesalahan pembacaan pada tester.
  • Periksa kondisi dan perlengkapan penunjang alat ukur digital earth resistance digital.
  • Earth Tester mempunyai tiga kabel diantaranya adalah kebel merah, kuning dan hijau.
  • Silahkan hubungkan kabel ke Earth Tester dengan warna yang sudah di tentukan pada alat ukur.
  • Hubungkan kabel merah setra kuning ke tanah dengan masing-masing jarak kurag lebih 5-10 meter dari pentanahan atau grounding.
  • Hubungkan juga kabel hijau ke grounding yang sudah terpasang.
  • Lakukan pengukuran grounding (tahanan pentanahan) dengan memutar knob alat ukur pada poisisi 200 ohm atau 2000 ohm. tergantung dari kondisi tanah pada area setempat yang akan diukur.
  • Kemudian tekan tombol tester untuk mengetahui resistansi grounding biasanya berwarna kuning/merah dan pada displai alat ukur akan muncul nilai tahanan pentanahan.
  • Dan finish  nilai resistansi grounding sudah di ketahui. lihat angka yang di tunjuk oleh jarum tester

Apa bila angka yang ditunjukan oleh jarum earth tester tidak memenuhi standard atau lebih dari angka satu.

Maka cobalah untuk mem Paralel kan batang rod grounding antara titik pertama dan kedua.

Atau memperdalam penanaman batang rod hingga mendapat kan nilai angka 0,5 ohm (nol koma lima ohm).

Dan tidak boleh lebih sesuai dengan UUD pasal 54 TENTANG PEMBUMIAN (PENANGKAL PETIR)

Leave a Reply