Kabel Penangkal Petir yang Baik

Kabel Penangkal Petir Yang Baik sangat penting, Kabel penyalur dalam perangkat instalasi penangkal petir adalah satu komponen yang penting. Kualitas dan ukuran kabel sangat mempengaruhi efektifitas kinerja instalasi Penangkal Petir. Kabel Penyalur biasa menggunakan beberapa jenis kabel yang tersebar dipasaran, seperti kabel BC, Kabel NYY, Kabel Coaxial, Kabel NYAF dan kabel lainnya yang memiliki jalinan kabel single core. Hanya diameter kabelnya lah yang harus kita perhatikan dalam instalasi penyalur petir yang baik. Kita ketahui bahwa listrik petir memiliki tegangan luar biasa besar dapat mencapai 1 juta Volt saat menyambar dan tidak jauh berkurang tegangannya ketika melewati sebuah konduktor logam . Sambaran petir terjadi dalam bentuk impuls tunggal dan bisa diartikan sebagai tegangan DC ( searah ) yang ber arus dan tegangan raksasa. Mari kita bahas beberapa karakteristik kabel penyalur petir yang ada atau yang tersedia di pasaran.

Kabel Penangkal Petir Yang Baik

Kabel NYY

Kabel penangkal petir NYY termasuk jenis kebel penghantar penurunan dari sistem instalasi penangkal petir. Kabel NYY ialah memiliki dua buah isolator (hal ini bisa dilihat dari kode YY yang ada pada kabel). Isolator pada kabel berfungsi melindungi dari induksi dan loncatan arus antara inti kabel dengan material lain dengan sifat konduktor (penghantar). Dengan adanya dua buah isolator maka induksi dan loncatan dapat diredam dengan sangat kecil hingga nyaris tidak terjadi. Untuk ukuran yang sering dipergunakan dalam suatu sistem pemasangan instalasi penangkal petir yaitu ukuran penampang 50 mm, 70 mm, 90 mm hingga 120 mm.

Kabel Penangkal Petir Yang Baik

Kabel NYA

Kabel NYA juga termasuk jenis kebel penghantar penurunan dari sistem instalasi penangkal petir. Karakteristik kabel NYA ialah memiliki satu buah isolator (hal ini bisa dilihat dari kode YA yang ada pada kabel). Isolator pada kabel berfungsi melindungi dari induksi dan loncatan arus antara inti kabel dengan material lain dengan sifat konduktor (penghantar). Dengan adanya dua buah isolator maka induksi dan loncatan dapat diredam dengan sangat kecil hingga nyaris tidak terjadi. Untuk ukuran yang sering dipergunakan dalam suatu sistem pemasangan instalasi penangkal petir yaitu ukuran penampang 50 mm, 70 mm, 90 mm hingga 120 mm.

Kabel Coaxial

Kabel coaxial juga termasuk jenis kabel penghantar penurunan dari sistem instalasi penangkal petir. Karakteristik kabel coaxial ialah memiliki banyak isolator, konduktor inti kabel coaxial terdapat dua buah yang masing-masing memiliki luas penampang 35 mm. Karakter kabel coaxial sama seperti kabel NYFGbY, yang dimana terdapat suatu rangkaian isolator yang terdiri dari banyak material yang menjadi satu kesatuan. Isolator pada kabel berfungsi melindungi dari induksi dan loncatan arus antara inti kabel dengan material lain dengan sifat konduktor (penghantar). Untuk ukuran kabel coaxial pada umumnya 2 x 35 mm. Kabel ini termasuk jenis kabel penghantar penurunan dengan spesifikasi yang tinggi, serta kualitasnya terbaik diantara jenis kabel penghantar penurunan lainnya.

Kabel Bare Cooper

Kabel Penangkal Petir Bare Cooper Cable ( BC) termasuk jenis kebel penghantar penurunan dari sistem instalasi penangkal petir. Karakteristik kabel BC ialah tidak memiliki isolator (telanjang). Jadi jenis kabel ini hanya terdiridari inti kabel saja yang disebut bare core. Kabel BC sering digunakan pada penghantar penurunan instalasi penangkal petir jenis runcing / konvensional. Hal ini dikarenakan menggunakan kabel BC dengan ukuran luas penampang 50 mm lebih ekonomis dan juga telah memenuhi standarisasi minimum dari penghantar penurunan instalasi penangkal petir. Hanya saja seperti diketahui bahwa kabel BC tidak memiliki isolator pelindung, sehingga dikhawatirkan terjadi induksi dan loncatan arus pada material konduktor.

Jasa Instalasi Penangkal Petir Terbaik Seluruh Indonesia Hub: 081221711127. Instalasi Penyalur petir atau bahasa yang sering kita dengar dengan istilah jasa penangkal petir atau anti petir adalah suatu badan usaha yang mengerjakan  instalasi yang sangat sederhana tetapi sangat efektif dalam pengamanan sambaran petir. Instalasi Penyalur Petir  sangat umum diketahui oleh masyarakat karena materi petir masih dipelajari dalam kurikulum pendidikan Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) khususnya pada mata pelajaran fisika, kecuali memang ketika materi atau pelajaran soal Petir diterangkan anda sedang ijin sakit atau bolos, mungkin juga anda sedang ke toilet.
Instalasi Petir hanya terdiri dari 3 ( tiga ) bagian utama dalam kinerja sistemnya, tidak memerlukan supply energy maupun alat yang berhubungan dengan listrik, karena instalasi Penyalur petir ini dikhususkan untuk arus sambaran petir. Tiga bagian utama dalam instalasi anti petir adalah:

1. Unit Penangkal Petir ( Splitzen / Air Terminal Petir )

Batangan kepala penangkal petir bisa menggunakan batangan-batangan yang terbuat dari metal atau logam, contohnya : Besi, Tembaga, Aluminum, Stainles steel dll. Jika anda berencana untuk membuat sendiri pakailah logam yang mudah didapat dan umum seperti Tembaga, bubutlah logam tersebut dengan bentuk tombak kerucut tetapi jangan dibuat lancip dan tajam karena anda bukan membuat tombak untuk berburu babi, yang anda buat adalah kepala penyalur petirr, bentuk sedemikian rupa sehingga batangan air terminal anti petir tersebut dapat di pasang dan di tambahkan tiang penyangga yang terbuat dari pipa besi. Saran kami dari pada anda repot membuat kepala penangkal petir lebih baik belilah di toko matrial terdekat milik Pak Haji atau panggil Jasa penangkal Petir, tidak membuang waktu dan tentunya harga yang murah.

 

2. Kabel Penghantar Penangkal Petir

Mengenai kabel Penyalur petir alangkah baiknya Bpk/Ibu Beli saja di toko matrial Pak Haji yang tadi, kalau memaksa ingin membuat kabel kami jamin bpk/ibu pasti kerepotan, dan kami tidak ingin melihat Bpk/Ibu repot membuat kabel. Kabel Penyalur Penangkal petir dapat menggunakan kabel Bare Copper Cable disingkat BCC gunakanlah kabel BCC yang ukurannya lebih besat dari kabel listrik yang terpasang di rumah bapak-bapak atau Ibu-ibu, sebagai contoh 25mm. Atau Bp/Ibu mau menggunakan kabel yang berisolasi single maupun double. Intinya kabel penyalur menggunakan kabel single core. Ingat: jangan menggunakan kabel lstrik atau kabel antene tv anda karena fungsinya berbeda dan terlalu kecil untuk penghantaran arus petir.

Penangkal Petir SNI - Kabel Penangkal Petir Yang Baik

3. Grounding system atau Pembumian Anti Petir

Grouding sistem penangkal petir adalah suatu rangkaian kabel dan logam yang ditanam kedalam bumi, yang berfungsi sebagai penetral arus petir yang diterima oleh kepala penangkal petir dan dialirkan melalui kabel penghantar anti petir. Instalasi grounding system ini memang harus dibuat tetapi materialnya harus beli, bisa di toko matrial Pak Haji yang tadi bpk/ibu beli kabel penyalur petir. Tancapkanlah atau kuburlah batangan tembaga atau bounded kedalam tanah. Perlu diperhatikan bahwa bounded dikubur atau di tanam dengan posisi berdiri, jangan di tidurkan karena kita bukan mengubur ( …. ) apa lagi diarahkan kekiblat. Baik, setelah Bounded tadi tertanam sambungkan dengan kabel BCC lalu ukur nilai resistansi dengan menggunakan Earth tester grounding, yaitu alat untuk mengukur nilai resistansi/hambatan dengan satuan OHM ( Ω ). Usahakan nilai resistansi harus di bawah ( < ) 5 Ohm.
Setelah semuanya terpasang dengan nilai resistansi yang baik, kita bisa menyebutkan bahwa yang kita pasang adalah suatu sistem penangkal petir. Demikian ulasan dari kami mengenai membuat penangkal petir sederhana ( Sederhana kan? ). Satu tips lagi jika Bpk/Ibu tidak mau repot ya tinggal telpon jasa penangkal petir yang berada di Kota anda.

Jasa penangkal Petir - Kabel Penangkal Petir Yang Baik

 

 

Leave a Reply